Rabu, 26 September 2012

PEMILUKADA DKI (9): PENGHITUNGAN TINGKAT KPU KOTA, JOKOWI-BASUKI UNGGUL 53,82% ... DKI Jakarta punya Gubernur Baru (?)


DMG-Jakarta. Pemilukada DKI sampai pada tahap penghitungan suara tingkat KPU Kota, Rabu 26 Sepetember 2012 kegiatan penghitungan selesai, dengan total hasil :
no.1 Foke-Nara      : 2.120.815 (46,18%)
no.3 Jokowi-Basuki: 2.472.130 (53,82%)
Meskipun penghitungan suara tingkat KPU Propinsi DKI Jakarta baru akan dilaksanakan tanggal 29 September, namun dipastikan tidak akan terjadi perubahan suara yang signifikan, Jokowi-Basuki unggul dengan selisih sekitar 350-an ribu suara atau 7,6%.

Yang patut membanggakan adalah pada tahapan pemungutan suara tanggal 20 September hingga sekarang tidak ada hal-hal signifikan yang menonjol terjadi. Menurut catatan DMG hanya beberapa riak kecil terjadi, antara lain protes belasan warga di daerah Menteng yang tidak dapat memilih, penghitungan suara di TPT wilayah Cakung Jakarta Timur yang memakan waktu lama karena KPPS yang sudah sepuh, serta bebrapa isue yang harus dicek kebenarannya karena kehadiran ormas tertentu di suatu TPS wilayah Setiabudi Jakarta Selatan (tidak benar), ancaman dari ormas yang tidak puas di wilayah Semper Jakarta Utara serta bebrapa yang lain. Namun, secara umum sampai diumumkannya quick count oleh berbagai media, situasi DKI Jakarta tetap kondusif.

Hal ini tidak lepas dari sikap negarawan ksatria yang ditunjukkan oleh kedua pasangan calon, yaitu Pak Foke yang konon telah menelpon Pak Jokowi, yang kemudian melaksanakan konfrensi pers di Posko Pemenangan, yag isinya sangat menyejukkan dan patut diacungi jempol ... sikap mau menerima kekalahan dan mendukung yang menang.

Selanjutnya, Pak Jokowi dan Pak Basuki pun tidak jumawa dan tidak sombong, dengan santun menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan menganggap hasil ini adalah hasil warga Jakarta, kemudian menghimbau untuk tidak ada pesta berlebihan ... "tidak ada pawai, cukup syukuran dan berdoa sujud syukur di tempat masing-masing .." kata Pak Jokowi dengan suara bindeng karena kena flu. Demikian juga ungkapan senada Pak Basuki dalam wawancara beberapa saat kemudian.
Sangat elok !! kata-kata kedua pemimpin ini jadi penyejuk semua pihak ...

Rupanya situasi kondusif yang tercipta pada saat pelaksanaan pemungutan suara hingga hari ini, bisa menjadi contoh bagi kegiatan Pemilukada di wilayah lain ... Warga DKI Jakarta sepertinya sudah membuktikan dirinya berada pada tingkat kedewasaan dan sportifitas politik yang cukup baik.

Selamat pada seluruh elemen pelaksanaan Pemilukada DKI, dari penyelenggara (KPU, Panwaslu dan Pemda), peserta (pasangan calon dan teamses ... termasuk Ormas/LSM pendukung), pemilih seluruh warga Jakarta ... serta tak lupa untuk aparat keamanan ... TNI dan Polri ...

Lalu ? kita tunggu Jakarta Baru yang dijanjikan Pak Jokowi dan Pak Basuki ... (Eko2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar