Sabtu, 07 Januari 2012

PRO-KONTRA PEMBATASAN SUBSIDI BBM, ADA LANGKAH LAIN YANG LEBIH BAIK ?

DMG-Jakarta. Sebuah diskusi Warung Daun Cikini Menteng Jakarta pusat, membahas polemik berkaitan dengan permasalahan ВВМ, diskusi yang diadakan oleh Sindo Radio, dihadiri sekitar 25 orang dengan moderator Sdr Latief Siregar dan produser Sdr. Eddy Coco.

Hadir sebagai narasumber Widjajono Partowidagdo Wakil Menteri ESDM, menyampaikan bahwa masyarakat, khususnya kelas menengah keatas sampai keatas harus diubah paradigmanya mengenai penggunaan kendaraan umum dari memalukan naik kendaraan umum menjadi kontributor penghematan BBM. Di Luar Negeri, justru menampilkan keadaan yang jauh berbeda dengan apa yg ditampilkan di Indonesia.Penggunaan kendaraan umum di Luar Negeri lebih banyak diminati dibanding kendaraan pribadi.Bahkan pejabat pun di Luar Negeri menggunakan kendaraan umum jika berkantor. Sosialisasi program pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan segera dimulai pekan depan.namun opsi tersebut bukan yang terbaik. Pilihan terbaik adalah menaikkan harga. Kebijakan itu diterapkan untuk menghemat pemakaian BBM dan mengurangi beban anggaran.Masyarakat pun bisa beralih ke energi alternatif lain, misalnya gas.Sebisa mungkin jangan pakai ВВМ.

Tulus Abadi dari YLKI, berpendapat bahwa kebijakan yang diambil pemerintah untuk membatasi konsumsi BBM bersubsidi sarat akan kepentingan politik yang tidak memikirkan kesejahteraan rakyat.pembatasan penggunaan BBM bersubsidi adalah keputusan politik yang dijadikan sebagai alat untuk menjaga stabilitas politik dan tidak memikirkan kesejahteraan.Politik yang membuat pertimbangan,bukan keputusan ekonomi yang mensejahterakan. Pembatasan dijadikan alat untuk stabilisasi poltik.menaikkan harga BBM adalah instrumen yang jauh lebih efektif ketimbang membatasi penggunaan. Karena pemerintah hanya berputar putar dan terjebak dalam situasi yang sulit, lalu sangat menyulitkan pengguna karena tidak
siapnya infrastruktur.Ini menyulitkan pengguna, karena dinegara ini infrastruktur gas pun tidak tersedia. Dampak sosial akan jauh lebih besar kalau dibatasi, daripada kenaikan harga.pembatasan penggunaan
subsidi akan menimbulkan distorsi sosial yang lebih besar karena sampai saat ini harga BBM subsidi di daerah juga jauh lebih mahal dari harga aslinya.Sebelum ada pembatasan, kesulitan akses BBM subsidi adalah permsalahan yang masih perlu ditangani yakni disparitas harga.

Komaidi Notonegoro Wakil Direktur Reforminer Institut, menkritisi kebijakan pembatasan ВВМ bersubsidi yang akan dilakukan oleh pemerintah pada April mendatang sangat disayangkan beberapa pihak.kebijakan menaikkan harga BBM dengan nilai yang wajar dipandang sebagai pilihan yang lebih tepat.dengan menaikkan harga BBM maka pemerintah akan dapat menghemat anggaran yang lebih besar.
Komaidi mencontohkan jika dinaikan harga BBM sebesar Rp1.000, dengan dinaikkannya harga BBM sebesar itu maka dapat dilakukan penghematan sebesar Rp38 triliun, sementara kalau pembatasan Jabodetabek misalnya hanya hemat Rp12 triliun. Selanjutnya Komaidi juga mengkritisi kebijakan pemerintah yang meminta masyarakat untuk menggunakan bahan bakar gas (BBG) juga tidak efektif.pemerintah sendiri belum memaksimalkan sarana dan prasarana stasiun pengisian BBG tersebut.Di Jawa saja hanya ada 16 titik stasiun pengisian BBG, apalagi di luar Jawa. Jadi kebijakan itu juga sangat tidak masuk akal.

Narasumber Mardani Ali Sera/anggota komisi VII DPR dari fraksi PKS, menyampaikan bahwa masalah subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak akan sepenuhnya beres di tahun 2012 ini.Tahun ini, masalah
tersebut hanya sedikit terselesaikan.pembatasan BBM subidi yang dilakukan pemerintah bukan langkah yang tepat. "Kita optimis 2012 masalah subsidi sedikit selesai. Disini saya garis bawahi ya, sedikit. Karena pembatasan ВВМ bukan merupakan formula yang paling tepat atau utama untuk mengatasi masalah BBM ini. Permasalahan utama mengapa kita harus impor BBM adalah karena kapasitas kilang yang tidak memadai.Kebutuhan kita 1,4 juta sampai 1,5 juta barel per hari,tapi kilang kita maksimal hanya bisa 1,1 juta barel, ini sudah paling maksimal ya. Jadi kita harus impor 400 ribu barel. Menaikkan harga BBM sebesar Rp 500-1.000 jauh lebih baik karena bisa menghemat Rp 38triliun untuk mengimpor BBM.Naikin Rp 500 sampai Rp 1.000 jauh lebih baik. Kita menaikkan Rp 1.000 saja sudah bisa hemat Rp 38 triliun,jadi kenapa takut." demikian ungkapnya.

Sepertinya, pro-kontra akan terus terjadi ... kita tunggu, arah kebijakan pemerintah dan pelaksanaannya, apakah efektif efisien untuk mengatasi permasalahan BBM ? semoga bukan rakyat yang dikorbankan, semoga pemerintah memang benar-benar meikirkan rakyatnya sehingga, masyarakat semakin sejahtera ... bukan makin mundur dan miskin ... (eko2012)

Rabu, 04 Januari 2012

AKSI JAHIT MULUT PETANI PULAU PADANG MASIH BERTAHAN 1 ORANG

DMG-Jakarta. Sampai hari ini masih bertahan 1 orang petani Pulau Padang dengan aksi jahit mulutnya di depan Gedung DPR. Sdr. Misno salah satu koordinator lapangan aksi tersebut menyampaikan, bahwa sebetulnya aksi jahit mulut sudah ditutup pada saat malam pergantian tahun bari 1 Januari lalu, namun Sdr. Yahya masih mengehndaki aksi tersebut masih berlanjut, sampai tuntutan merekan benar-benar selesai dengan tuntas.
Semula, alasan selesainya aksi adalah bahwa sudah ada respon positif dari Kemenhut dan Bupati, untuk segera melakukan pencabutan ijin PT. RAPP, mamun nampaknya Sdr. Yahya masih belum puas, sehingga ybs belum mau mengakhiri aksinya. Apakah aksi ini akan benar-benar selesai dengan mau didengarnya tuntutan mereka ? apakah hanya akan berlalu begitu saja. Kita tunggu ... ! (eko2012)

Kamis, 22 Desember 2011

AKSI MENGINAP DAN JAHIT MULUT PARA PETANI JAMBI DAN FKM-PPP RIAU ... BELUM ADA TANGGAPAN SERIUS DARI PEMERINTAH DAN DPR !!!



DMG-Jakarta. RABU 21 Desember 2011, aksi menginap STN (Jambi, FKM-PPP/Riau & FKTMB) di depan Gd DPR, masih berlangsung. Sore tadi mereka melakukan orasi dan sosialisasi terkait hasil pertemuan dengan ketua DPR Bpk.Marzukie Ali, "kenyamanan kita dikampung halaman dengan keadaan disini sangat berbeda,karena disini adalah posko perjuangan.saat ini legeslatif dan eksekutif sudah tidak dapat dipercaya lagi,gerakan perubahan harus kita lakukan sendiri."
Sore itu juga dilaksanakan tambahan 10 orang lagi untuk aksi jahit mulut yaitu sulastra,madi, mustofa, solikin, bahrun,dayat, wiwin & pandi.
"Update kaum tani duduki DPR utk Tegakan Pasal 33 UUD 45: Hari ke 11 (kamis, 22/12).
Td mlm tim medis dr PMI Jakpus tlh melakukan cek kesehatan trhdp 220 penduduk dpr. Scr umum kondisi kesehatan baik, hanya kelelahan dan kurang istirahat. Begitu jg dgn 28 peserta aksi jahit mulut. Rencana siang ini akan melakukan aksi ke istana negara. Selain menuntut utk penyelesaian kasus2, STN juga mendesak dibentuknya Panitia Penyelesaian Konflik Agraria Mulai Dari Tingkat Pusat Hingga Desa dg melibatkan partisipasi langsung petani yg mengusung semangat pasal 33 UUD 45.  Mohon dukungan & solidaritasnya.
Salam. Serikat Tani Nasional."
Apakah masih juga tidak didengar aksi mereka ? apakah pemerintah dan DPR masih menunggu ada korban lagi ? (eko2011)

Minggu, 18 Desember 2011

PERINGATAN 7 HARI TEWASNYA SONDANG HUTAGALUNG ... RICUH !!!

DMG-Jakarta. Sabtu 17 Desember 2011 Aksi unjuk rasa kembali digelar oleh Solidaritas untuk Sondang - Sondang Untuk Revolusi (SOLUSI), untuk memperingati 7 hari tewasnya Sondang. Aksi dimulai sekitar jam 12.15 di Depan LBH jl.diponegoro 74 jakarta pusat.
Sekitar 250 pengunjuk rasa melakukan orasi dan menggelar spanduk dan poster "sondang untuk revolusi", "sondang for revolution", "rezim sby turun", "laskar sondang", "sondang apimu membakar marahku", "sondang patriot perubahan".
Di tengah aksi sekitar jam 13.15 wib sempat terjadi insiden antara seorang Pengacara LBH bernama Sidik dg belasan polisi berseragam dan bersenjata lengkap di kantor LBH Jakarta, terjadi karena Pengacara LBH meminta polisi bersenjata tidak masuk ke halaman LBH.
Selanjutnya jam 13.30 wib pengunjuk rasa melakukan longmars menuju Istana, dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Sesampainya di istana pengunjuk rasa kembali melakukan aksinya, bergabung pula para aktivis dan tokoh senior antara lain Adhie Massardi dengan membawa poster bergambar Sondang.
Sekitar jam 18.00 wib massa bentrok dengan polisi, dikarenakan pengunjuk rasa melempar tinja ke arah istana, 2 bungkus tinja berhasil di lempar dan 3 bungkus tinja diamankan polisi, dan dari bentrokan tersebut 3 orang diamankan dan 2 orang mahasiswi dan seorang mahasiswa pingsan.

Apakah aksi-aksi seperti ini akan berlanjut ? atau larut dan hilang dengan adanya kasus-kasus yang lain ? (eko2011)

Selasa, 13 Desember 2011

GITA WIRJAWAN SIDAK PASAR MODERN GADING SERPONG ... HARGA DAN KETERSEDIAAN SEMBAKO MASIH TERKENDALI?


DMG-Tangerang. Pagi ini Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengunjungi Pasar Modern Sinpasa, Sentra Gading Serpong, Kab. Tangerang, dalam rangka mengecek harga dalam menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional. Kunjungan ini dimaksudkan utk melihat ketersediaan bahan pokok di pasar tersebut dalam menyongsong Hari Natal dan Tahun Baru 2012.
Dalam kunjungan tersebut, Mendag RI Bpk. Gita Wirjawan didampingi al: Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Bpk. Gunaryo, Sekjen Kemendag Bpk. Ardyansyah Parman, Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Ibu Nus Nuzulia Ishak, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Bpk. Tutum Rahanta, Sekda Kab Tangerang H. Hermansyah,
Kepala Disperindag Prov Banten Bpk. Udaya Latuconsina, Kabid Pengawasan Disperindag Prov Banten Bpk. Suhartono,Kadisperindag Kab. Tangerang Syafrudin, Kabid PDN Disperindag Kab. Tangerang Asep Sundawa,  Camat Kelapa Dua Bpk Hendra, dan Kapolsek Kelapa Dua AKP Bambang Hari Wibowo.
Dari pengecekan harga beberapa komoditi di Pasar Modern Sinpasa, harganya sebagai berikut :
- daging ayam kampung Rp45rb-50rb,-/ekor
- daging ayam kalasan Rp23rb-27rb/ekor
- daging ayam broiler Rp27rb-28rb/ekor
(harga daging ayam naik rata2 Rp2rb/ekor)
- daging sapi has dalam Rp85rb/kg
- daging sapi has luar Rp80rb/kg
(harga daging sapi naik dari 2 minggu sebelumnya Rp65rb/kg)
- cabai rawit merah Rp28rb/kg, naik harga bulan lalu Rp18rb
- cabai merah besar Rp32rb/kg, naik dari Rp25rb/kg
- cabai keriting hijau Rp16rb/kg, turun dr Rp20rb/kg
- bawang merah Rp10rb/kg, turun dari Rp12rb/kg
- bawang putih Rp12rb/kg, turun dr Rp15rb/kg.
Kegiatan dilanjutkan dengan konpers oleh Mendag RI, yang menyampaikan antara lain:
''Adanya pemberitaan di media mengenai masuknya barang2 impor di pasar ini tidak ditemukan. Di pasar ini segmentasi sangat diperhatikan. Dari segi fisik, pasar ini didesain dengan atap yang tinggi, ventilasi dan sinar masuk yg baik, serta zonasi dan pembuangan sampah yg baik. Pengelolaan pasar yg baik akan membuat para pedagang dan pembeli merasa nyaman, dan mudah2an ini bisa menjadi model dlm pengelolaan pasar2 tradisional di seluruh wilayah Indonesia.
Meskipun beberapa harga komoditi naik, dari sisi kemampuan beli masih terjangkau. Untuk konsumsi beras kita sudah di batas atas. Bukan hanya dari sisi pasok saja, tp dari sisi konsumsi kita termasuk tinggi dibanding negara lainnya. Per tahun, kita mengkonsumsi 130-140 kg/orang. Tentunya hal itu sudah terlalu tinggi, negara tetangga kita mengkonsumsi beras 1/2 dari total konsumsi masyarakat Indonesia per tahunnya. Kita akan mengkampanyekan agar masyarakat mengkonsumsi bahan pokok lainnya seperti singkong utk mengurangi pola konsumsi beras. Mendekati Natal dan  Tahun Baru, blm diperlukan Operasi Pasar dan memang belum direncanakan.''  (eko2011)

Senin, 12 Desember 2011

AKSI SOLIDARITAS SONDANG BERLANJUT ...

DMG-Jakarta. Tadi malam di kantor LBH Jakarta Pusat, kelompok mahasiswa yang menamakan diri JARKAM (Jaringan Kampus) dan KARAT (Komite Aksi Rakyat Teritorial), berjumlah kurang lebih 40 orang, melanjutkan aksi solidaritas terhadap korban bakar diri Sondang Hutagalung.
Selain berorasi para mahasiswa tersebut juga melakukan aksi long mars dari Salemba-Jl Raden Saleh-Cikini-kembali ke LBH, sbg lanjutan aksi solidaritas Sondang dan upaya galang massa. 
"Perjuangan dan pengorbanan kawan kita Sondang Hutagalung harus dilanjutkan !!!" demikian orasi salah satu mahasiswa, dalam aksi tersebut tidak tampak pengamanan dari kepolisian.
Akankah aksi-aksi tersebut terus berlanjut ? (eko2011)

Sabtu, 10 Desember 2011

SONDANG, KORBAN BAKAR DIRI AKHIRNYA MENINGGAL DUNIA

DMG-Jakarta. Sondang Hutagalung mahasiswa UBK yang nekat melakukan bakar diri di depan Istana Negara akhirnya meninggal dunia, sore tadi sekitar pukul 17.45 wib. Duka mendalam memicu aksi solidaritas yang sudah dilakukan beberapa hari belakangan ini oleh kelompok mahasiswa yang menamakan Jarkam (Jaringan Kampus), aksi solidaritas tersebut di gelar di depan RSCM Jl. Diponegoro Jakarta Pusat.
Bermacam tanggapan berspekulasi tentang aksi bakar diri yang dilakukan oleh aktivis Hammurabi dan juga Kontras ini, ada yang menyampaikan bahwa ini adalah aksi protes terhadap situasi bangsa dan permasalahan bangsa yang tidak berhasil diselesaikan oleh pemerintah SBY-Boediono, namun ada juga yang berspekulasi bahwa ini lebih berkaitan dengan permasalahan pribadi almarhum yang juga tidak diketahui oleh orang lain, karena sifatnya yang pendiam dan yang bersangkutan beberapa lama  sudah tidak muncul dan aktif di Kontras. Masih misteri, namun apapun itu ... banyak hal yang dapat kita refleksikan dan pelajaran. (eko2011)